Mohon lengkapi data di bawah ini sebelum melanjutkan.

tips
Mengurangi Kerusakan Mekanis pada Saat Panen Buah Jeruk
Admin
1 November 2020
224 kali dilihat
facebook twitter whatsapp
artikel
Mengurangi Kerusakan Mekanis pada Saat Panen Buah Jeruk.

Untuk menghasilkan jeruk bermutu tinggi, alur penanganan panen perlu diterapkan adalah sebagai berikut :

1. Umur buah/tingkat kematangan buah yang dipanen, kondisi saat panen, dan cara panen merupakan faktor terpenting yang mempengaruhi mutu jeruk.

2. Umur buah yang optimum untuk dipanen adalah sekitar 8 bulan dari saat bunga mekar.

Ciri-ciri buah yang siap dipanen :

1. Jika dipijit tidak terlalu keras

2. Bagian bawah buah jika dipijit terasa lunak dan jika dijentik dengan jari tidak berbunyi nyaring

3. Warnanya menarik (muncul warna kuning untuk jeruk siam)

4. Kadar gula (PTT) minimal 10%, kadar gula dapat ditentukan dengan alat hand refraktometer di kebun.

Buah jeruk setelah dipetik masih melakukan proses fisiologis yaitu respirasi dan transpirasi yang menyebabkan perubahan kandungan zat-zat dalam buah. Respirasi adalah suatu proses pengambilan O2 untuk memecah senyawa-senyawa organik (substrat) menjadi CO2, H2O dan energi. Sedangkan transpirasi adalah proses kehilangan air melalui penguapan. Substrat yang penting dalam respirasi meliputi karbohidrat, beberapa jenis gula seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa; asam organik; dan protein.

 

Sumber : http://balitjestro.litbang.pertanian.go.id

 

(MP3_S)

 

0 Komentar
?
TAGS
Bagikan:
facebook twitter whatsapp
Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya
Artikel Terkait
Lihat lebih banyak
Lentera DESA

Lentera DESA adalah platform edukasi dan pelatihan online di bidang agrokompleks (pertanian, perikanan, dan peternakan). Lentera DESA menyediakan ruang Diskusi untuk saling bertukar informasi dan menjalin relasi. Lentera DESA dikelola oleh Unit Sistem Informasi dan Media Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada


Copyright © 2021 | Lentera DESA
Beranda
Artikel dan Video
Informasi
Kontak