Untuk menghasilkan jeruk bermutu tinggi, alur penanganan panen perlu diterapkan adalah sebagai berikut :
1. Umur buah/tingkat kematangan buah yang dipanen, kondisi saat panen, dan cara panen merupakan faktor terpenting yang mempengaruhi mutu jeruk.
2. Umur buah yang optimum untuk dipanen adalah sekitar 8 bulan dari saat bunga mekar.
Ciri-ciri buah yang siap dipanen :
1. Jika dipijit tidak terlalu keras
2. Bagian bawah buah jika dipijit terasa lunak dan jika dijentik dengan jari tidak berbunyi nyaring
3. Warnanya menarik (muncul warna kuning untuk jeruk siam)
4. Kadar gula (PTT) minimal 10%, kadar gula dapat ditentukan dengan alat hand refraktometer di kebun.
Buah jeruk setelah dipetik masih melakukan proses fisiologis yaitu respirasi dan transpirasi yang menyebabkan perubahan kandungan zat-zat dalam buah. Respirasi adalah suatu proses pengambilan O2 untuk memecah senyawa-senyawa organik (substrat) menjadi CO2, H2O dan energi. Sedangkan transpirasi adalah proses kehilangan air melalui penguapan. Substrat yang penting dalam respirasi meliputi karbohidrat, beberapa jenis gula seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa; asam organik; dan protein.
Sumber : http://balitjestro.litbang.pertanian.go.id
(MP3_S)