Kemiri ((Aleurites moluccanus) kalau dibakar mudah pecah. Proses itu akan mengeluarkan bau khas. Ia bisa dimakan mentah sebagai camilan, tetapi lebih sering jadi bumbu masak. Sajian khas Lombok saat pesta tak akan lengkap tanpa kemiri. Bahkan, kemiri juga jadi nama salah satu kampung di Lombok Timur, yang berdekatan dengan kawasan hutan. Lekong Pituk, nama dusun itu. Lekong, berarti kemiri. Pituk itu tujuh. Sayangnya, desa-desa yang dulu rimbun dengan kemiri, sudah tidak lagi.
Kemiri bernilai ekonomi tinggi. Selain itu, kemiri merupakan tanaman konservasi. Dibandingkan sengon, kesambik, mahoni—ada masa penebangan—, kelestarian kemiri justru lebih terjaga. Pohon menjulang tinggi, bahkan banyak petani Hutan Kemasyarakatan (HKm) menanam di halaman rumah mereka lantaran nilai ekonomis biji kemiri itu.
selengkapnya di https://www.mongabay.co.id
(MP3_S)