Mohon lengkapi data di bawah ini sebelum melanjutkan.

tips
Menjaga Kemiri, Pohon Uang Si Penyimpan Air
Admin
9 Agustus 2021
64 kali dilihat
facebook twitter whatsapp
artikel
Menjaga Kemiri, Pohon Uang Si Penyimpan Air.

Kemiri ((Aleurites moluccanus) kalau dibakar mudah pecah. Proses itu akan mengeluarkan bau khas. Ia bisa dimakan mentah sebagai camilan, tetapi lebih sering jadi bumbu masak. Sajian khas Lombok saat pesta tak akan lengkap tanpa kemiri. Bahkan, kemiri juga jadi nama salah satu kampung di Lombok Timur, yang berdekatan dengan kawasan hutan. Lekong Pituk, nama dusun itu. Lekong, berarti kemiri. Pituk itu tujuh. Sayangnya, desa-desa yang dulu rimbun dengan kemiri, sudah tidak lagi.

Kemiri bernilai ekonomi tinggi. Selain itu, kemiri merupakan tanaman konservasi. Dibandingkan sengon, kesambik, mahoni—ada masa penebangan—, kelestarian kemiri justru lebih terjaga. Pohon menjulang tinggi, bahkan banyak petani Hutan Kemasyarakatan (HKm) menanam di halaman rumah mereka lantaran nilai ekonomis biji kemiri itu.

selengkapnya di https://www.mongabay.co.id

 

(MP3_S)

0 Komentar
?
TAGS
Bagikan:
facebook twitter whatsapp
Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya
Artikel Terkait
Lihat lebih banyak
Lentera DESA

Lentera DESA adalah platform edukasi dan pelatihan online di bidang agrokompleks (pertanian, perikanan, dan peternakan). Lentera DESA menyediakan ruang Diskusi untuk saling bertukar informasi dan menjalin relasi. Lentera DESA dikelola oleh Unit Sistem Informasi dan Media Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada


Copyright © 2021 | Lentera DESA
Beranda
Artikel dan Video
Informasi
Kontak